Dosmar Banjar Nahor bupati aktif salah satu putera terbaik marbun yang masih menjabat hingga saat ini tidak menghadiri acara borhat borhat pomparan toga marbun.
Doloksanggul, Protapnews.com- Didasari oleh rasa cinta kasih, persaudaran, kebanggan dan harapan baik terhadap boru dan berenya, pomparan toga marbun melakukan acara doa bersama sekaligus borhat-borhat dan doa restu kepada borunya Yunita Rebeka Marbun dan Oloan Paniaran Nababan yang merupakan bere dari marga marbun, bertempat di hotel Grand Maju pada hari sabtu (12/10/2024), menuju pemilihan bupati pada tgl 27 november 2024 mendatang.
Acara yang digagas dan direncanakan beberapa minggu sebelumnya atas inisiatif punguan toga marbun sendiri baik yang berada di bona pasogit dan pomparan yang berada di pangarantoan bersatu padu dalam doa bersama. Marbun yang memiliki prinsip “dompak marmeme anak, dompak marmeme boru, sisada roha, sisada tahi jala sisada pambahenan” merasa bangga dan bersyukur dalam perhelatan pilkada kali ini salah saru pomparan boru boru (keturunan perempuan) membawa nama besar Marbun dan mempertahankan eksistensi marga Marbun di dalam pemeritahan setelah sebelumnya dua periode Humbang Hasudutan telah dipimpin oleh putra terbaik Marbun Dosmar Banjar Nahor menjabat selama dua periode.
H Mangoloi Lumban Gaol sebagai ketua Panita acara borhat-borhat Oloan Paniaran Nababan dan Yunita Rebeka Marbun menuju bupati periode 2025 – 2030 mengatakan “kita patut berbangga dan merasa bersyukur setelah dua periode sebelumnya bupati adalah putra terbaik marbun yaitu Dosmar Banjar Nahor, kali inipun pomparan ni opputa tetap menunjukkan eksistensinya melalui boruta Yunita Rebeka Marbun yang maju menjadi calon wakil bupati, jika sebelumnya kita adalah bupati sekarang kita menjadi wakil bupati tapi itu sama saja adalah sesuatu yang patut disyukuri dan acara yang kita gagas ini adalah murni atas dasar inisiatif dari pomparan toga marbun dan semua dana yang diperlukan disini kita kumpulkan bersama melalui gugu sian natarbukka niroha dan kita sama sekali tidak melibatkan kandidat atau boru kita karena kitalah napaborhaton boruta jala hita namarlas ni roha disi ” ugkapnya dengna perasaan bangga.
Acara yang dilaksanakan di aula hotle grand maju, yang juga adalah milik marga marbun dengan daya tampung hingga 500 orang tersebut di rancang dengan sangat baik. Karena keterbatasan tempat maka peserta yang ikut dalam kegiatan borhat-borhat tersebut adalah perwakilan para tokoh marbun dari 10 kecamatan 153 desa dan satu kelurahan di kabupen humbang hasudutan. sehinga peserta yang hasir terbatas melalui undangan yang disebar sebanyak 400 undangan.
peserta yang hadir dalam kegitan tersbut adalah para tokoh-tokoh utama keluarga marbun yang ada di bonapasogit dan yang datang dari pangarantoan, tempat duduk pesera acara borhat borhat juga teah disesuaikan berdasarkan perwakilan marga yaitu marga lumban batu, marga banjar nahor dan marga lumban gaol, tidak luput juga undangan dan perwakilan dari keluarga besar toga sihombing yang terdiri dari empat marga yaitu Silaban, Nababan, Lumban toruan dan Hutasoit.
Dalam kesempatan tersebut seluruh tokoh marbun sekabupaten Humbang Hasudutan Telah bersepakat Untuk mempergunakan segala daya upaya, segala kekuatan dan didalam doa untuk pemenangan calon bupati dan wakil bupati melalui penguatan basis marbun disetiap kecamatan dan desa.
Hadir dalam kegiatan tersebut tokoh-tokoh Marbun dari perantauan DR. Binsar Banjar nahor, Jaboner Lumban Gaol, Gregorius M lumban batu, Binsaren Lumban Batu, Ir Darwin LUmban Gaol, MM, Jhon eriman lumban Gaol, Dr. Humuntal Banjar Nahor. M.pd, Ir, Jhon Eron Lumban Gaol, Drs. Torgar Marbun, Sardion Lumban Batu, SH, Mananti Lumban Gaol, dll sementara Tuan Syech Ali Akbar Marbun Lumban Batu tidak dapat menghadiri acara borhat borhat karena sedang berada di luar Negri.
Namun menjadi sebuah catatan tersendiri bagi Toga Marbun Marsada karena dua tokoh marbun di bona pasogit yaitu Dosmar Banjar Nahor bupati aktif salah satu putera terbaik marbun yang masih menjabat hingga saat ini tidak menghadiri acara borhat borhat pomparan toga marbun marsada dan disinyalir memberikan dukungan kepada salah satu paslon lain yang tidak memiliki hubungan kekerabatan dengan keluuarga besar marbun. begitu juga dengan Ramses Lumban Gaol anggota dewan yang telah menjabat selama 4 periode atau 20 tahun dan mantan ketua dewan kabupaten Humbang Hasundutan yang juga merupakan salah satu putera terbaik marbun tidak hadir karena disinyalir memberikan dukungannya pada paslon lain.
menanggapi hal itu salah satu tokoh besar marbun mengatakan “kita sebagai keluarga mabun sangat menyayangkan sikap dua tokoh besar kita yang selama ini telah kita dukung penuh namun pada saat ini mereka berdiri di barisan lain yang bukan marbun dan membawa pergi sebagain dukungan marbun, namun sebagai pribadi itu adalah hak demokrasi mereka tetapi kita tidak boleh berdosa dan harus tetap berusaha memperjuangkan kebesaran nama pomparan ni opputa toga marbun…” ucapnya dengan perasaan kecewa.
Tetapi kondisi itu tidak mengurangi kemeriahan, kesakralan keakraban dan kekeluargaan yang terlajin erat antara semua peserta, kedua kandidat bersama pasangan dan keluarga masing-masing bersuka cita dalam kebahagiaan dan kehangatan sebuah keluarga besar marbun yang saling mencintai dan saling mendukung, satu persatu perwakilan tiga marga dalam marbun membrikan kata sambutan dan ucapan doa demi kekuatan lahir bahtin jiwa raga dohot tondi.
Keluarga besar marbun memberikan dekke (ikan mas arsik) kemudian memberikan kepada Yunita Rebeka Marbun sebagai boru tubu yang membawa nama besar marbun dengan ulos harungguan,raja dari semua ulos “hupasahat hami ma uloson tuho boru nami, ulos harungguan ma goar nion ito, asa gabe maon siboan pasu pasu ditonga-tonga siharungguan di pudi si paimaon jala dijolo si eahan, saut napinarsitta jumpa najinalahan jadi maho inang nagabe parhobas wakil bupati besama dengan berenami Oloan Pabiaran Nababan, memimpin Humbang Hasundutan 5 tahun kedepan…” demikian pesan si pembawa tokoh marbun kemudian manguloskan ulos harungguan kepada Yunita Rebeka Marbun dan Oloan Paniaran Nababan.
Keharuan terasa kental saat tangis dan airmata Yunita Rebeka Marbun berderai ketika memberi sambutan dan ucapan terimakasih, rasa haru dan bangga oleh kehangatan dan kekeluargaan dari hula-hula marbun membuatnya kehabisan kata kata dan tidak sanggup berbicara.”saya berterimakasih sebesar-besarnya, tidak menyangka sambutan dan dukungan dari hula-hulaku bapak ibu dan orang tuaku semuanya begitu besar dan tulus, saya tidak bisa membalaskan semua kebaikan yang saat ini kami terima, hanya doa yang bisa kami panjatkan semoga Tuhan berkenan membalaskan semua kabaikan pada kami…” ucapnya
editor :hlg